Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Saturday, March 21, 2020

Cara Mengatasi Data View IBM SPSS Yang Penuh Tanda Tanya/Question Mark (???)

Jadi hal ini pernah saya alami beberapa bulan yang lalu sebelum libur semester ganjil saat saya diberikan tugas bimbingan statistik pada saat semester 5 kemarin.
Waktu itu saya hanya menginstalnya saja tanpa coba-coba latihan ataupun mempraktekan apa yang telah dosen saya ajarkan. Untuk tugas pertama adalah tugas kelompok jadi ya saya santai-santai saja, tapi tugas kedua adalah tugas individu, dan mau tak mau saya harus latihan. Namun ketika saya coba-coba, eh kok hasilnya malah begini.


Data view SPSS nya malah penuh tanda tanya. Di situ saya agak panik karena deadline pengumpulan tugasnya pun H-2, dan hanya SPSS saya yang data viewnya penuh tanda tanya seperti itu, teman-teman saya malah normal-normal saja. Langsung saja saya menelusuri google, namun nihil. Hanya ada satu artikel terkait masalah ini dan di situ tertulis satu-satunya solusi adalah instal ulang program, namun jika tetap seperti itu instal ulang sistem operasinya, katanya. Saya coba deh, instal ulang program, tapi tiada hasil. Instal ulang? Tidak. Saya pikir konyol instal ulang hanya untuk 'coba-coba' agar suatu program berjalan normal. Jadi akhirnya saya ulik sendiri dan ternyata berhasil! Dan cukup sederhana. Tanpa harus instal ulang. Masih mending bagi orang yang bisa instal ulang sendiri. Kalau gak bisa? Ya bisa-bisa keluar duit 80rb an buat instal ulang ke tukang servis, kan gede juga mending di tabung kan.

Sebenarnya sudah dari bulan kemarin saya berniat  membuat tutorial ini, tapi baru ada mood sekarang wkwkwk. Oke langsung saja.

Hal pertama yang dilakukan mengklik menu edit dan masuk ke sub menu option.



Nanti akan muncul seperti ini.


Nah, bagian yang saya beri tanda kotak merah adalah bagian-bagian yang harus diubah. Namun bisa dilihat, pada bagian Character Encoding kita tidak bisa mengubahnya. Nah cara agar bisa mengubahnya yaitu klik menu file new terus data kemudian close file yang ada datanya tadi.


Setelah di close file sebelumnya dan membuat file baru yang masih kosong masuk kembali ke bagian option, maka seharusnya kita sudah bisa mengganti settingan pada bagian Character Encodingnya.


Kemudian ubah Language ke English, Character Encoding ke Unicode, dan User Interfaces nya juga--jika belum Bahasa Inggris-- ke English. Seperti gambar di bawah ini. Kemudian klik Apply dan Ok.


Setelah itu kita close SPSS nya dan kita buka lagi file sebelumnya--yang sudah ada datanya-- dan kita coba lagi menganalisis data. Di sini saya melakukan analisis yang sama seperti sebelumnya--yang data viewnya penuh tanda tanya (gambar pertama)--yaitu analisis reliabilitas.



Klik continue kemudian ok, dan hasil data viewnya normal kembali tanpa ada tanda tanya lagi.


Silahkan share tutorial ini barangkali ada teman Anda atau kenalan yang mengalami kendala seperti ini, karena jika mencari ke google Anda hanya akan menemukan artikel yang menyuruh Anda untuk melakukan instal ulang, dan jangan lupa cantumkan sumber backlink yang mengarah ke blog ini ya.

Oke, segitu saja, semoga bermanfaat dan jangan sungkan untuk berkomentar~
Continue reading Cara Mengatasi Data View IBM SPSS Yang Penuh Tanda Tanya/Question Mark (???)

Tuesday, January 21, 2020

Cara Mengatasi Program Yang Tidak Dikenali Unicode

Apa Itu Unicode ?


Unicode merupakan standarisasi universal yang dirancang industri untuk mengizinkan teks dan simbol dari semua sistem kepenulisan di dunia dalam sistem komputer agar bisa ditampilkan ataupun di audit secara berkelanjutan.

Unicode juga terdiri atas  kumpulan karakter, metodologi pengkodean dan standar penyandian karakter, suatu kumpulan bagan kode untuk referensi visual, deskripsi sifat karakter seperti huruf besar dan huruf kecil, suatu kumpulan data referensi berkas komputer, serta aturan normalisasi, dekomposisi, pembandingan (collation), serta penggambaran (rendering). (Mengacu pada Wikipedia.org).


Bagaimana Mengatasi Program Yang Tidak Dikenali Unicode ?


Standarisasi teks dan simbol (Unicode) harus diganti apabila suatu aplikasi atau program yang ingin kita jalankan berbeda dengan standarisasi yang diterapkan .

Contoh kasus yang saya alami, ketika saya akan menginstal game visual novel berbahasa Jepang namun ketika bagian set-up malah muncul tulisan alien (tidak jelas), seperti gambar di bawah ini. 






Hal itu terjadi bukan karena aplikasi itu korup atau terjangkit virus--tapi bisa juga demikian--melainkan standarisasi aplikasi dan apa yang diterapkan sistem komputer memang berbeda. Jadi sistem tidak mengenalinya. Alhasil, muncul tulisan dan simbol-simbol aneh.


Bagaimana Cara Mengganti Unicode ?


Caranya tidak sulit kok, ikuti langkah-langkah berikut:

1.Masuk ke menu Control Panel.






2. Masuk ke bagian Clock, Language, and Region dan change display language.







3. Klik bagian Administrative lalu change system locale untuk membaca bahasa yang non-unicode programs. Karena program yang dijalankan tadi berbahasa Jepang dan tidak dikenali teks, simbol, serta karakter bahasa Jepang nya maka saya pilih Japanese.








4. Setelah itu akan muncul perintah untuk me restart komputer, lebih baik keluarkan semua aplikasi yang sedang berjalan terlebih dahulu kemudian klik Restart Now.




5. Setelah di restart, silahkan coba kembali jalankan aplikasi tadi. Program yang tadinya tidak dikenali, kini tulisan bahasa Jepang nya muncul. Tidak seperti sebelumnya yang hanya menampilkan tulisan dan simbol-simbol aneh.





Gimana? Mudah bukan? Jika ada hal lain yang ingin ditanyakan bisa ditulis di kolom komentar ya.

Semoga bermanfaat.





Continue reading Cara Mengatasi Program Yang Tidak Dikenali Unicode

Monday, January 13, 2020

Cara Membuat Live Chat di Blog Menggunakan Chatango

Malam ini saya akan membahas cara membuat live chat di blog menggunakan Chatango.
Dengan adanya live chat di blog, tentunya pemilik blog dan pengunjung ataupun sesama pengunjung dapat saling berinteraksi dan mengobrol secara real time. Keren bukan?

Nah, kenapa saya memilih Chatango?

Pertama, desainnya bagus dan simpel.
Kedua, kita sebagai pembuat live chat group diberi hak untuk mengontrol, misalnya menghapus pesan yang tidak pantas ataupun spammer. Atau bisa juga menonaktifkan fitur anonim. Jadi, tidak akan ada stalker. HWAHWAHWA.

Oke, langsung saja ke langkah-langkah memasangnya di blog.

Pertama, kunjungi website Chatango.

Kedua, masuk ke menu login kemudian klik sign up untuk membuat akunnya terlebih dahulu.


Ketiga, klik get started.




Keempat, pilih jenis live chat Chatango sesuai keinginan, di sini saya memilih tipe chatbox.



Kelima, edit bagian-bagian yang tertera yang saya kasih tanda di gambar sesuai selera.



Keenam, pada bagian box setting, bisa disesuaikan seperti gambar, atau sesuai keinginan.



Ketujuh, setelah selesai, klik create grup nanti akan muncul script code untuk live chat Chatango nya dan copy script code nya.



Kedelapan, pergi ke blogger bagian tema terus edit html simpan script code tadi pada tempat yang diinginkan, disini saya menyimpannya di bagian samping kanan sesuai keinginan saya, jika sudah klik simpan tema. Kemudian cek di blognya, apakah sudah ada atau belum.







Nah selanjutnya saya bahas poin ke dua, yaitu hak mengontrol live chat group. Kembali lagi ke website Chatango. Akan muncul grup yang tadi sudah dibuat seperti ini dan klik.


Akan muncul tampilan seperti ini, tampilan chat yang ada di chatbox. Jika ingin menghapus pesan yang sekiranya tidak disukai atau yang kurang baik, klik x untuk menghapusnya. Bahkan kita bisa menghapus semua pesan yang pernah dikirim oleh user yang bersangkutan, jadi jika terdapat spammer, kita bisa langsung menghapus semuanya.



Pesan yang ada pun akan otomatis terhapus.


Selanjutnya mengenai pengirim pesan anonim.



Nah jika kita tidak ingin ada pengirim pesan secara anonim, bisa kita non-aktifkan dengan cara kembali ke fitur grup yang sudah dibuat di website Chatango. Klik ikon yang ada di pojok kanan bawah kemudian klik Chat Restriction. Ganti dari Anyone menjadi No Anons.



Terakhir cek di blog. Hasilnya akan seperti ini. Hanya pengguna Chatango saja yang bisa mengirim pesan di Chatbox nya.



Huhhhh, cukup panjang juga yaa hahaha.
Oke cukup disini saja ya, sisanya bisa kalian ulik sendiri okay.

Saya harap tutorial ini bisa bermanfaat!

Dan terakhir, jangan lupa tinggalkan komentar atau pun mengirim pesan menggunakan fitur live chat yang ada di samping kanan ya agar blog ini terlihat hidup dan membuat saya semangat lagi untuk memposting di blog ini ok. Hehehe. Sampai jumpa di postingan berikutnya.



Continue reading Cara Membuat Live Chat di Blog Menggunakan Chatango